Jakarta, Reporter Nur Qolbi Kontan

TRIBUNNEWS.COM-Indeks Saham Gabungan (IHSG) bergejolak selama lima hari perdagangan terakhir. Meski demikian, IHSG turun 2% dalam sepekan, dari 5.346,66 menjadi 5.239,85. -19 .

“Apalagi secara teknis, pergerakan IHSG juga harus terkoreksi,” kata Hedtia kepada Kontan.co.id, Jumat (4/9/2020). Indeks juga disebabkan oleh investor asing yang menguntungkan. Dalam sepekan, kekayaan bersih asing di semua pasar mencapai Rp 5,12 miliar.

Baca: IHSG turun 0,75% pada sesi perdagangan hari ini I

Aksi ambil untung ini dimulai dari Maret hingga Agustus hingga 2020. Dengan aliran modal asing yang masuk ke saham-saham berkapitalisasi besar, kinerja IHSG terlihat jelasē€ Ditingkatkan. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama menambahkan, penjualan di luar negeri juga terjadi pada awal September seiring dengan rebalancing portofolio MSCI.

Seperti kita ketahui, MSCI berinvestasi pada saham-saham besar yang memainkan peran utama dalam operasi IHSG. -Herditya memperkirakan minggu depan IHSG masih akan direvisi dengan support mingguan 5150 dan resistance 5,382.

“Minggu depan, kami melihat peluang terbatas bagi tren IHSG untuk memasuki kisaran 5.160-. 5.384,” kata Okie.

Awalnya diterbitkan dengan Uang Tunai. ul IHSG turun 2% dalam seminggu karena alasan berikut