Reporter Tribunnews mengabarkan bahwa Choirul Arifin

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pinjaman P2P Fintech Indonesia kembali meraih penghargaan International Best Business Growth (Fintech) Financial Company Award atas inovasi terobosannya di bidang pembiayaan dan kegiatan keuangan. — Penghargaan yang diberikan oleh CB Insights perusahaan riset industri terkemuka dunia, terutama untuk pemula.

Penghargaan diraih oleh PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dan menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang memberikan pinjaman teknologi finansial P2P. Ini adalah salah satu dari 250 perusahaan pinjaman teknologi keuangan P2P paling menjanjikan pada tahun 2020. -Baca: Askrindo dan Jembatan Emas Garap Asuransi Kredit Financial Technology-Bagi Amartha, Penghargaan Internasional Ketiga Sejak 2020. –Andi Taufan Garuda Putra, founder dan CEO Amartha, mengatakan bahwa Amartha merasa terhormat menjadi satu-satunya perusahaan fintech yang memperoleh pinjaman P2P di Indonesia dan masuk dalam daftar 250 perusahaan fintech paling menjanjikan di tahun 2020 oleh CB Insights.- –Andi mengatakan, Amartha berkomitmen untuk memberikan modal kerja dan pemberdayaan perempuan pengusaha mikro penyakit masyarakat, sehingga dapat terus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus menjadi pemimpin global Perusahaan keuangan berdampak sosial. — Baca: OJK Saksikan Ratusan Perusahaan Fintech, Berharap Promosikan Peluncuran Perusahaan Fintech Versi Syariah-250: CB Insights Sajikan Start-Up Fintech Paling Menjanjikan di Dunia Tahun 2020 Sekitar 250 Program penghargaan dari perusahaan paling inovatif di dunia dan perusahaan teknologi keuangan transformatif. — Dalam penghargaan ini, CB Insights memilih 250 dari 16.000 perusahaan global, yang dinilai dari segi kualitas investor, analisis sentimen yang dipublikasikan, potensi pasar, kemitraan, dan skor Mosaic. Skor -Mosaic adalah sistem penilaian yang didasarkan pada algoritma CB Insights untuk mengukur pertumbuhan dan potensi perusahaan.

“Pada tahun 2020, Amartha telah mendapatkan pengakuan nasional atas pencapaian dan inovasinya, termasuk Amartha. Ia mengatakan telah memenangkan teknologi finansial dampak sosial GIIRS (Global Impact Investment Rating System) melalui Fintech Rocketship Award Peringkat tertinggi perusahaan adalah sertifikasi “Platinum”. Rencana 2020, yang diprakarsai oleh kerja sama perdana menteri Inggris dan India sejak 2018.

Hadi Weiners, Chief Commercial Director Amartha (Amartha) Hadi Wenas) menambahkan, dalam situasi Covid-19 saat ini, perseroan terus beradaptasi dan berinovasi untuk menyempurnakan rencana perlindungan asuransi bagi penyandang dana dengan memperbaharui algoritma standar pendanaan mitra pedesaan.

“Kualitas pendanaan dan Standar baru untuk pembayaran dengan cicilan tepat waktu dapat dipertahankan di atas 99%. Ia mengatakan: “Semua upaya ini agar Amasa dapat secara konsisten mencapai visinya untuk menciptakan kesejahteraan yang adil bagi Indonesia.”