Laporan wartawan Tribunnews.com Larasati Dyah Utami-Jakarta Tribunnews.com-Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan pengusaha untuk memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja perempuan. Berikan kesempatan bagi pekerja yang sakit untuk beristirahat saat haid. Aina dalam siaran persnya, Rabu 7, mengatakan: “Di wilayah UPK-PPUKMP PIK Pulogadung Jakarta, Jakarta Timur, tempat kerja harus menggunakan virus corona atau Covid-19.” / 2020).

Menurutnya, proteksi Pekerja perempuan harus menjadi prioritas karena mereka tidak mampu melindungi diri mereka sendiri seperti pekerja laki-laki.

Tidak hanya dilindungi seperti perusahaan, tetapi juga dari otoritas. —— Menteri Sumber Daya Manusia mengungkapkan bahwa masih banyak cerita tentang perempuan yang mengalami pelecehan seksual dan perilaku asusila di malam kerja. Menaker Ida berkata: “Menciptakan lingkungan yang aman adalah kebutuhan bagi pekerja perempuan.” – Dia juga mendesak perusahaan untuk memastikan bahwa pekerja perempuan di tempat kerja menerima perlindungan kesehatan, seperti pengunduran diri, istirahat menstruasi, melahirkan dan keguguran. – Dia berkata: “Dalam situasi seperti itu Selanjutnya, perusahaan perlu memperhatikan kondisi fisik mereka dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk pulih. “Hal lain yang dia khawatirkan adalah pentingnya melindungi pekerja dengan memberikan mereka masa nifas. Ruang menyusui untuk menyusui.

Baca: Panglima TNI membahas program pelatihan bela negara bagi calon dan pekerja migran Indonesia

Menaker Ida mengatakan, melindungi pekerja perempuan seharusnya tidak menjadi beban bisnis, karena pekerja perempuan juga lebih unggul dari laki-laki. Pikirkan bahwa mempekerjakan wanita memikul tanggung jawab ini. Berhenti mendiskriminasi pekerja perempuan. Dia menjelaskan: “Wanita di tempat kerja memiliki banyak aspek, termasuk ketelitian, disiplin dan kehati-hatian.”