TRIBUNNEWS.COM-Berdasarkan kurs spot Jakarta antar bank dolar AS (JISDOR) USD-IDR pada Selasa (6/9/2020), rupee terdepresiasi menjadi Rp 13,973 / dolar AS (-) — Hal ini menunjukkan bahwa mata uang Garuda telah mengalami perubahan dari 06/2020) turun 0,12% menjadi Rp 13.956 / USD pada hari perdagangan sebelumnya. -Mengutip dari Kontan.co.id, fluktuasi nilai tukar rupee pada rata-rata BI sejalan dengan tren mata uang di pasar spot.

Pukul 10.10 WIB, harga rupee di pasar spot Rp 13.902 per dolar, turun 0,12% dari hari perdagangan sebelumnya menjadi Rp13.885.

Bacaan: Analis: Rupee Mungkin Terapresiasi

Bacaan: Ekonom INDEF: Apresiasi Rupiah bersifat sementara dan mudah terkoreksi-rupiah Indonesia dan beberapa mata uang Asia lainnya juga terdepresiasi. Itu juga turun 0,10%, dan yuan turun 0,06%.

Peso Filipina juga turun 0,01%, dan dolar Hong Kong terdepresiasi 0,001% terhadap dolar AS.

Di saat yang sama, mata uang Asia lainnya juga menguat terhadap dolar AS. Sampai siang hari ini.

Ini adalah nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dolar AS berdasarkan nilai tukar benchmark JISDOR dalam 14 hari terakhir dari tanggal 15 Mei 2020 hingga 9 Juni 2020. Harganya adalah per dolar AS pada tanggal 9 Juni 2020. Rp 13.973.