Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Fahdi Fahlevi) melaporkan-Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) DKI Jakarta Mohamed Effendi membantah anggapan keliru tentang penciptaan Fahdi Fahlevi. Pemerintah diyakini akan memprioritaskan pengusaha besar dan investor asing melalui undang-undang penciptaan lapangan kerja. Rabu (14/10/2020) .- Baca juga: Jokowi menerima “UU Cipta Kerja”, pemerintah kini mulai menyusun regulasi turunan yang berlabel di sini-Muhadjir menyebut “UU Cipta Kerja” itu bertujuan Dalam menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, Muhadjir mengatakan: “Benar sekali. Padahal yang dimaksud dengan spirit penciptaan lapangan kerja adalah makna ‘investasi, investasi dalam negeri’.” Muhadjir mengungkapkan bahwa investasi diartikan sebagai pelaku usaha dalam negeri, terutama yang bergerak di bidang Pelaku sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Melalui “Job Creation Act”, pemerintah berupaya memperluas akses pelaku negara terhadap usaha mikro, terutama dalam hal perizinan, perluasan akses permodalan, dan pemberian nasehat.

Baca juga: Inikah alasan Fadli Zon dan Prabowo berbeda pendapat tentang UU Cipta Kerja?

Sejauh yang kami ketahui, orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat mengkritik dan menyetujui UU Cipta Kerja. —— Bahkan pekerja dan kelompok mahasiswa mengadakan demonstrasi menentang Undang-Undang Penciptaan Pekerjaan (Kamis, 10 Agustus 2020).