Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki yakin Sertifikat Kekayaan Intelektual (HKI) dapat meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama Covid Conference . -19 pandemi. .

“Pendaftaran kekayaan intelektual memang bisa meningkatkan daya saing. Dampak lain dari omzet hingga 60% terutama di industri makanan dan minuman,” Teten mengeluarkan 118 sertifikat kekayaan intelektual UMKM kepada Kantor Departemen Hukum. Talking and Human Rights, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2020).

Teten menekankan motivasi untuk meningkatkan daya saing UMKM dan menjaga kualitas serta melindungi hasil karya intelektual anak bangsa. -Karya kekayaan intelektual dilindungi oleh hukum, dan properti mereka tidak disalahgunakan. Ma Yun mengatakan: “Khusus produk yang akan diekspor ke luar negeri harus dilindungi dalam bentuk sertifikat merek dagang koperasi Indonesia dan usaha kecil menengah.” Direktur Kantor Presiden ntan. – Baca: Menteri Koperasi: Banyak UMKM yang Salah Meyakini dana PEN dikelola oleh kementerian-ia mencontohkan kekayaan intelektual nasional Indonesia, yang menimbulkan heboh di media sosial. Teten mengatakan, ini merupakan promosi produk koperasi dan hak kekayaan intelektual UMKM melalui program Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk mempromosikan pendaftaran merek, hak cipta, desain industri, dan indikasi geografis produk UMKM.

Baca: Diharapkan Krisis Pangan, UMKM pangan digalakkan agar terhubung dengan ekosistem digital

Kemenkop UKM dan Kemenkum HAM bekerja sama untuk mempermudah proses melalui kebijakan afirmatif khusus untuk koperasi dan UMKM, sehingga mendorong pendaftaran HKI. Ada 10.912 UMKM. Mari kita daftarkan hak kekayaan intelektual untuk meningkatkan daya saing kita. “

Freddy Harris, Direktur Kantor Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, menunjukkan bahwa selama pandemi, jumlah pemilik kekayaan intelektual meningkat .—” Menteri selama pandemi . Jelas, banyak pelamar telah mendaftarkan hak kekayaan intelektual. Dari Januari hingga Juni total ada 42.501 merek “, jelas Freddy.

Adapun dia, permintaan merek baru turun dari 33.000 menjadi 39.500.