Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komite Kelima RI DPR menyetujui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pagu anggaran 2021 sebesar Rp 45,6 triliun. 45,6 triliun rupee, meningkat 43,1 triliun rupee melebihi pagu anggaran 2020. -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan kenaikan anggaran akan digunakan untuk perintis pengembangan bandara, dukungan ibu kota negara, dukungan proyek-proyek besar dan dukungan kawasan wisata strategis nasional.

Bacaan: Jakarta vs. PSBB, Kemenhub: Penumpang udara tidak perlu SIKM – “Selain itu, alokasi anggaran untuk 2021 dibagi dalam beberapa rencana, seperti Rp 9,5 triliun untuk dukungan manajemen, 122 miliar rupiah untuk riset dan inovasi teknologi,” kata Budi. Karya saat konferensi pers, Senin (15/9/2020).

Selanjutnya, Budi Karya melanjutkan, alokasi anggaran juga digunakan untuk pendidikan dan pelatihan. Jumlah total catatan profesional adalah Rp2,09 miliar. Budi Karya .

Budi Karya juga menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2021, Kementerian Perhubungan akan bergerak di bidang darat, laut, udara, rel, kereta api dan pembangunan. Program padat karya dialokasikan untuk sumber daya manusia. Diperoleh dari berbagai sumber yaitu, PNBP Rp 33,86 triliun, Surat Berharga Syariah Nasional Rp 5,66 triliun, lembaga utilitas publik 1,53 triliun rupee, PNBP 3,79 triliun rupee dan pinjaman luar negeri Rp. 807 miliar dollar AS. Budi Karya mengumumkan: “Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran Komite Partai Demokrat RI yang membahas alokasi anggaran pada rapat kerja dan audiensi.”