Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah akan menyiapkan 150 peserta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk masuk ke katalog elektronik Lembaga Kebijakan Pengadaan Umum (LKPP). Fiki Satari, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bidang ekonomi kreatif, menyatakan rencana tersebut dilakukan pemerintah untuk meningkatkan permintaan produk UMKM. (BUMN) meluncurkan pasar digital.

Baca: Digitalisasi Peluang UMKM Bertahan Wabah Covid-19

“Rencana tersebut bertujuan agar UMKM bisa masuk ekosistem pembelian produk BUMN, dan proyek di bawah Rp Fiji pada Jumat (Juni 2020) Dalam diskusi online pada 26 Februari) disebutkan: 14 miliar.

Fiji melanjutkan, rencana pasar digital akan dibagi menjadi 12 kelompok, mulai dari jasa konstruksi hingga memasak. Kepastian bisnis hilir. Saat ini ada 64 juta UMKM belum memasuki era digitalisasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, 93% diantaranya merupakan sektor usaha mikro dan ultra mikro.