Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Piter Abdullah, Direktur Riset Center for Economic Reform (CORE) Indonesia, menilai keputusan likuidasi oleh Menteri Negara (BUMN) Erick Thohir sudah tepat.

Menurutnya, banyak BUMN yang harus ditiadakan melalui PT Asset Management (Persero) atau PPA.

Baca: Kode untuk mendorong pejabat BUMN memiliki nilai kewirausahaan

“Banyak BUMN yang harus ditolak. Proses ini memakan waktu terlalu lama. Makalah Leces sudah pernah dibahas sebelumnya, misalnya,” kata Piter, Jumat (9). / 10/2020).

Seorang Ekonom Universitas Perbanas mengatakan, pembubaran puluhan BUMN bisa mengurangi beban “pada negara”. — “Misalnya beban negara adalah Merpati, dan saat ini ada pengelola. Mereka tetap harus membayar gaji dan kantor tetap ada. Ada pengeluaran tapi tidak ada investasi yang menjadi beban, ”jelas Piter. -Tidak hanya masalah keuangan, tapi juga pembubaran. Puluhan BUMN mengurangi jumlah BUMN. Makanya jadi masalah. Bebannya berat, misalnya kamar Ada sampah di dalamnya, dan di rumah akan menjadi beban pikiran. Oleh karena itu, keuntungan dari menghilangkan masalah ini adalah bisnis departemen BUMN bisa terkonsentrasi dan tidak dibatasi oleh hal-hal yang tidak perlu, ”jelas Piter.

Sebaliknya, Piter menilai kekayaan negara akan berkurang karena kerugian 14 BUMN.