JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Di tengah pandemi Covid-19, startup teknologi kesehatan SehatQ telah menyatakan dukungannya terhadap industri makanan dan minuman serta perhotelan. Dengan seruan pemerintah untuk situasi saat ini.

Dengan penerapan kebiasaan baru atau norma baru, dunia bisnis melanjutkan aktivitas. Mulai dari quick test hingga chat, hingga industri restoran dan hotel, termasuk dokter dan toko obat dan vitamin online, ”kata CEO SehatQ Linda Wijaya dalam keterangannya, Minggu (28/6/2020), dikutip Kompas.com. Linda menambahkan: “Dengan berbagai fungsi layanan online dan offline SehatQ, kami membantu para pelaku bisnis di industri katering dan perhotelan untuk memulihkan kesehatan mereka, sembari tetap memperhatikan kesehatan karyawan dan pengunjung.” SehatQ menemani Lucy. Restoran atau bar Sky yang disponsori oleh Shah Establishments, Monopoli Hotel, dan Gunawarman untuk melanjutkan operasi dan memenuhi kebutuhan konsumen.

Layanan yang diberikan SehatQ kepada karyawan (termasuk pimpinan restoran dan hotel), antara lain pelaksanaan quick test, free chat dengan dokter, dan masalah diskon pembelian vitamin di toko kesehatan. Pengajuan kredit standar baru: KUR Mikro BRI bisa mencapai 50 juta rupiah Berikut cara dan ketentuannya-Shah Enterprise juga menerapkan protokol operasi dan sterilisasi baru untuk menjamin kesehatan karyawan dan nasabah.

Termasuk pembersihan semua permukaan Gunakan disinfektan rumah sakit standar untuk benda-benda di restoran dan hotel, periksa suhu tubuh karyawan dan tamu, dan sediakan pembersih tangan. Dengan menempatkan kotak desinfeksi ultraviolet, memastikan tata letak ruangan, memastikan keterasingan fisik, dan membuat menu non-kontak, pelanggan dapat memesan dengan membaca barcode. Ion, Syah Establishments memastikan karyawannya memakai alat pelindung diri (APD) berupa masker dan sarung tangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pelaksanaan Perjanjian Kesehatan, Hotel dan Restoran serta Startup”