Pelapor Kontan Tendi Mahadi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-mendesak Departemen Koordinasi Penanaman Modal dan Maritim serta Kementerian Perindustrian turun tangan dan berkoordinasi untuk mencegah penipuan impor baja murah dari negara lain.

“Direktur eksekutif Inféf Enny Sri Hartati mengatakan dalam sebuah pernyataan:” Para pencari anuitas menggunakan kebijakan pemerintah untuk mendapatkan keuntungan dengan memperkenalkan baja murah dan kegiatan curang lainnya yang membahayakan kepentingan nasional. “9/2020).

Akibat pengawasan pemerintah yang lemah, baja inferior dapat dengan mudah masuk melalui Kawasan Perdagangan Bebas Nasional Indonesia.

Hal ini tidak dapat ditolerir karena banyak baja impor kemudian berlogo SNI untuk mengelabui regulasi Indonesia

Dampak impor ilegal baja jenis ini oleh SNI dapat membahayakan keselamatan proyek infrastruktur negara .

Untuk itu, Enny mendesak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Menteri Impor Baja Murah untuk membahayakan kepentingan nasional. “Kami tidak bisa berkompromi dengan kontraktor pencari sewa yang mencari baja berkualitas rendah. Yang terakhir diketahui menyebabkan bangunan runtuh karena menggunakan baja buatan. Baca: Indef: Baja impor ber-SNI palsu bisa merusak proyek infrastruktur nasional-Garpents Sekjen BPP Andi Rukman Karumpa (Andi Rukman Karumpa) saat bertemu dengan pelaku usaha di daerah, Saya juga sering mendengar keluhan baja impor berlogo SNI.

Baja SNI palsu impor bukan hanya berkualitas rendah, tapi kurang baik bagi pengusaha, dan juga kurang baik bagi industri baja dalam negeri.

Baca: Permintaan industri nasional hentikan impor Baja – tetapi tidak dapat disangkal bahwa penipuan semacam ini juga dapat dilakukan oleh produsen baja lokal yang ingin mendapatkan keuntungan tanpa memproduksinya. — Salah satu kasus terbaru yang diduga berhubungan dengan penduduk lokal dengan kedok impor Thailand Produk baja.

Baja yang diimpor dari Baixiang Land sudah berlabel SNI, sehingga tampaknya produk PT Gunung Inti Sempurna (GIS) merupakan produk lokal yang telah lulus sertifikasi SNI.

Penyidik ​​Polda Metro Jaya dalam hal ini Enam tersangka ditetapkan di SIG, di antaranya penanggung jawab SIG menyita 4.600 ton baja impor dari gudang SIG. -Artikel ini dimuat di Kontan dengan tajuk utama pemerintah mendesak tegas menindak tegas impor baja ilegal