JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Rupiah ditutup pada level Rp 14.115 per dolar pada akhir perdagangan hari Senin (15/6), naik 0,12% dari Rp 14.133 per dolar akhir pekan lalu. -Di Asia, hanya rupee dan yen yang menguat terhadap dolar AS.

Di saat yang sama, hingga sore ini, sebagian besar mata uang Asia lainnya juga melemah terhadap dolar AS.

Bacaan: Terus Meningkat, Dekomposisi ULN Indonesia Semakin Meningkat Rp 5,6 Triliun —— Apresiasi Won Korea menyebabkan pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS, dengan depresiasi 0,99%, diikuti peso Filipina yang terdepresiasi 0,35% ringgit Malaysia Depresiasi 0,33%, rupee India terdepresiasi 0,20%, dolar Singapura terdepresiasi 0,16%, RMB 0,15%, Dolar Taiwan baru 0,11%, baht Thailand terdepresiasi 0,07% terhadap dolar AS. -Harga perak utama dunia dalam indeks dolar AS, yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lokal, adalah 97,27, lebih lemah dari 97,31 akhir pekan lalu.

Kabar ini telah tayang di Kantan, dengan headline-nya adalah: Rupee naik 0,12% terhadap dolar AS, dan di akhir transaksi pada hari Senin, setiap dolar AS ditukar dengan Rp14.115 (15/6)