JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong pemerintah daerah untuk mengadopsi metode inovatif di pasar tradisional sekaligus menerapkan protokol kebersihan yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dorong hal tersebut agar pasar tradisional tidak lagi menjadi pusat baru penyebaran Covid -19.

– Ikatan Pedagang Indonesia (IKAPPI) mencatat 529 pedagang yang diuntungkan Covid-19. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Agus Suparmanto) sebelumnya mengatakan, pembukaan pasar tradisional untuk menjamin ketersediaan pangan yang terjamin. Guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dan bahan pokok dengan harga yang stabil.

Ekonom Perbanas Institute Piter Abdullah mengatakan bahwa kegiatan ekonomi harus sejalan dengan pelaksanaan perjanjian kesehatan. Kebijakan yang longgar harus mengekang penurunan konsumsi, sekaligus memberikan ruang bagi perusahaan untuk bertahan hidup.

Oleh karena itu, semua pihak harus bersama-sama menaati berbagai kesepakatan agar para ekonom dapat beroperasi kembali.

Bacaan: Menpora menikmati perkembangan kompetisi e-sports yang berkelanjutan. Pandemi COVID-19

Bacaan: Jepang telah memperkenalkan pendukung Rimoma dan Danboru ke permainan olahraga

“- Ekonomi yang seimbang harus diperkuat Menerapkan disiplin masyarakat untuk kesepakatan kesehatan. Hanya dengan cara ini kita bisa menghindari Piter mengatakan dalam siaran persnya, Selasa (16/6): “Ini disebabkan oleh Covid-19. “Kami baru-baru ini muncul dan dapat dikoordinasikan dengan lebih baik.