Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Badan Urusan Logistik Badan Usaha Milik Negara atau Perum Bulog mulai menerapkan pesanan manusia normal baru untuk perlindungan operator. Menurut Bulog, isi perjanjian reguler baru ini mengacu pada instruksi Menteri BUMN melalui surat S-336 / MBU / 05/2020 tanggal 15 Mei 2020 (termasuk kondisi normal baru yang diharapkan).

Sekjen Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan, kesepakatan situasi normal baru telah rampung di

Baca: Maaf, layanan perpanjangan SIM masih ditutup karena diperpanjang hingga Juni 2020 Efektif pada tanggal 29 semua kegiatan usaha dilakukan di seluruh tempat kerja Brog. Avaludin mengatakan dalam keterangannya: “Kalau mulai tanggal 25 Mei 2020 sudah kita siapkan kesepakatan, termasuk penggunaan masker, Kewajiban untuk mendisinfeksi lingkungan kerja, memeriksa kesehatan dan memantau status pekerja. Dijelaskannya, Jumat (29/5/2020).

Baca: Badai Corona Menyerbu Banyak Bidang Industri, OJK Sebut Permodalan Bank Masih Cukup

“Kami Masih Menata Tenaga Kerja di Kantor dan Wilayah Operasi, Dengan mengadakan pertemuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, ”lanjutnya.

Baca: Haris Azhar Menteri Airisangga berkomentar: Komunitas sudah menjadi kegiatan artikel kebijakan. Covid terbentuk pada Maret tahun lalu -19 Satgas Burrog mengawasi pelaksanaan perjanjian konvensional baru. — “Sesuai instruksi Menteri BUMN, Burrog akan terus mendukung langkah strategis pemerintah untuk menanggapi pernyataan Awaluddin.

Selain itu, Awaluddin juga menyampaikan bahwa pihaknya juga sedang bersiap untuk melakukan berbagai penyesuaian pada manusia, proses bisnis dan teknologi untuk memastikan stabilitas dan ketersediaannya. Implementasi Kesepakatan Pangan Nasional juga memastikan ketersediaan dan aksesibilitas layanan yang diberikan kepada pelanggan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi.

“Oleh karena itu, kami menyediakan platform makanan online yang dapat diakses melalui iPANGANAN.COM untuk memenuhi kebutuhan dasar tanpa keluar rumah,” kata Awaluddin.