Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau keluarga besar PNM berkomitmen dan berkomitmen terhadap pelaksanaan AKHLAK yang meliputi nilai-nilai misi, kompetensi, harmoni, loyalitas, adaptasi dan kolaborasi, sebagai budaya kerja dan nilai-nilai perilaku. Standar PNM 1 Muharram 1442 Hijriah.

Sosialisasi internalisasi budaya AKHLAK dilanjutkan dengan video conference seluruh jajaran PNM yang disiarkan langsung di channel Youtube pnm_persero. PNM saat ini berlokasi di 34 provinsi di Indonesia untuk melayani pelanggan. Arief Mulyadi, Direktur Utama PT PNM (Persero), mengatakan: Momentum perayaan Tahun Baru Muharram 1 Hijriah menjadi penggerak bagi kami, yaitu kami memiliki semangat baru untuk memajukan negara. Ibadah dan dedikasinya. “Alex Denni, wakil presiden bidang sumber daya dan teknologi informasi, memuji artikel PNM yang merupakan komitmen utamanya untuk mewujudkan nilai-nilai inti AKHLAK bersama dengan semua perusahaan publik lainnya.

“Cerita baru Denn adalah integrasi perusahaan antara budaya kerja yang ada ILMU PADI dengan budaya baru AKHLAK. Ini awal dari transformasi budaya yang melibatkan seluruh jajaran PNM,” tambah Alex Denni. AKHLAK itu seperti benih, lalu disemai, agar tidak layu, ia harus tumbuh.

“Saat ini kita berada di era teknologi. Namun, teknologi hanyalah alat, dan manusia adalah kuncinya. Kuncinya adalah manusia membutuhkannya untuk menambahkan. -Komitmen untuk mewujudkan nilai inti AKHLAK harus mengoptimalkan peran PNM sebagai BUMN, dan BUMN ada di Pembangunan ekonomi kerakyatan memiliki tugas khusus. -Partisipasi AKHLAK dipimpin langsung oleh Arief Mulyadi, Direktur Utama PT PNM (Persero).

Pada Juli 2020, PNM mengalokasikan Rp 915,2 miliar untuk PNM Mekaar dan ULaMM Rp 866 Miliar, dengan total outstanding Rp 1.672,2 Miliar – Jumlah nasabah PNM Mekaar dan ULaMM telah mencapai 6.458.159. Saat ini, PNM memiliki lebih dari 3.000 kantor layanan yang melayani 34 provinsi, 427 daerah / kota dan 4290 di seluruh Indonesia MSE wilayah. (*)