Menurut keterangannya dalam Avid Covid-19, pemerintah harus mendorong kelangsungan hidup angkutan umum dengan memberikan subsidi. Baca: Angkasa Pura I Pangkas Biaya Layanan Rapid Test di 8 Bandara Menjadi 85.000 Rupiah- “Subsidi biaya layanan rapid test ini juga upaya kami untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam pelatihan penumpang,” virtual Zulfikri, Kamis Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan (17/9/2020), selain itu Zulfikri juga menjelaskan, akibat Covid-19, insiden terkait izin perjalanan dan penumpang kereta api berdampak signifikan.

“Saat ini tingkat utilisasi KA antarkota dan lokal. Tiap trip menyumbang 47%, dan ada sekitar 68.000 penumpang per hari,” kata Zulfikri.

Ia juga mengatakan pada September 2020 jumlah ini terus menurun, dengan tingkat okupansi hanya 27% dan 19.000 penumpang per hari. Zulfikri mengatakan, “Tidak hanya itu, penumpang KRL yang biasanya 1 juta orang per hari kini turun menjadi 415.000 orang per hari dengan share 27%.”