Laporan reporter Tribunnews Fitri Wulandari-Washington TRIBUNNEWS.COM-Latam Airlines menyatakan bangkrut pada Selasa di Amerika Serikat (AS) akibat pandemi virus corona (Covid-19). – -Berita menyebutkan bahwa salah satu maskapai penerbangan terbesar di kawasan ini, Avianca Colombia, mengajukan pailit untuk memulihkan utangnya karena efek tak terduga dari krisis awal bulan ini.

“Pada 26 Mei 2020, Latam Airlines Group meminta pengaturan di Amerika Serikat, dan hutang yang dilindungi oleh Bab 11 telah dilunasi.” Perusahaan induk Latam Airlines Group SA dan perusahaan penerbangannya di Kolombia, Peru dan Ekuador Cabang, dan perusahaan di Amerika Serikat. Perusahaan Chile-Brazil itu sebelumnya telah menyatakan akan merumahkan sedikitnya 1.400 karyawannya di Amerika Latin selama pandemi corona.

Selain itu, dalam konteks penurunan industri pariwisata global, perusahaan juga akan mengurangi kegiatan operasinya hingga 95%. -Membaca: Sama seperti permainan tebak-tebakan, kebijakan Jokovy tentang Corona tidak jelas-Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memperkirakan bahwa perusahaan Amerika Latin tersebut mungkin mengalami kerugian $ 15 miliar dalam pendapatan tahun ini. Baca: Anies Diminta Tak Pergi ke Jakarta Dulu Selama Jangka Waktu-Latam Airlines sebelumnya mengumumkan akan menambah jumlah penerbangan secara bertahap mulai Juni tahun depan, serta berjanji akan menurunkan tarif dan memberi penumpang lebih banyak pilihan.