Wartawan Kontan melaporkan, Tendi Mahadi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-mendesak Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal serta Kementerian Perindustrian turun tangan dan berkoordinasi untuk mencegah kecurangan impor baja murah dari negara lain.

“Pada hari Jumat, penyewa memanfaatkan kebijakan pembukaan impor baja pemerintah untuk mencari keuntungan dengan memperkenalkan baja murah dan kepentingan lainnya yang melanggar kepentingan nasional. Direktur Eksekutif INFEnri Sri Hartati 2020 mengatakan pada hari Jumat .

Pengawasan pemerintah lemah, dan baja mutu rendah mudah masuk ke Kawasan Perdagangan Bebas Nasional Indonesia.Hal ini tidak bisa ditolerir karena banyak baja impor kemudian mendapatkan logo SNI untuk mengelabui peraturan Indonesia. -Tentang dampak impor baja ber-SNI ilegal, hal ini dapat membahayakan Dalam hal keamanan proyek infrastruktur China, impor baja murah membahayakan kepentingan nasional .- “Kami tidak dapat berkompromi dengan kontraktor pencari sewa yang mengimpor baja berkualitas rendah, katanya.

Baca: Indef: Baja Impor Ber SNI Palsu Bisa Rusak Proyek Infrastruktur Nasional-Tentang Gabon BPP Barat Andi Rukman Karumpa (Andi Rukman Karumpa) Sekjen dan Pengusaha di Daerah Saya sering mendengar baja impor berlogo SNI pada pertemuan tersebut.

Baja ber-SNI palsu impor tidak hanya kalah kualitas, tidak baik bagi pengusaha, tetapi juga berdampak buruk bagi industri baja dalam negeri.

Baca: Tuntutan Industri Nasional Hentikan Impor Baja

Namun tidak bisa dipungkiri, penipuan semacam ini juga bisa dilakukan oleh produsen baja lokal yang ingin mendapat untung tanpa berproduksi. — Salah satu kasus terbaru adalah dugaan manipulasi produk baja lokal dengan kedok impor Thailand.

SNI dibubuhkan pada baja yang diimpor dari Baixiang Land, sehingga PT Gunung Inti Sempurna (GIS) merupakan produk dalam negeri yang telah lolos pemeriksaan SNI.

Penyidik ​​Polda Metro Jaya menetapkan 6 tersangka dalam kasus ini, termasuk Direktur SIG, dan menyita 4.600 ton baja SIG milik gudang tersebut.

Tulisan ini dimuat di Kontan , Bertajuk “Pemerintah Desak Tegas Menindak Impor Baja Ilegal”