Reporter Kontan Yusuf Imam Santoso melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah melonggarkan aturan tentang subsidi bunga untuk kredit perumahan (KPR) dan kredit mobil (KKB).

Tujuan L adalah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Dapat menyerap konten yang masuk dalam Rencana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Usaha Kecil, Menengah dan Mikro (UMKM).

Peraturan baru tersebut antara lain: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan tipe rumah debitur KPR, yang menggunakan 70 kendaraan dan kendaraan debitur KKB untuk perusahaan produksi bisa mendapat subsidi bunga.

Lalu, ada beberapa peraturan tambahan tentang Badan Layanan Umum (BLU).

Pertama, koperasi yang dibentuk Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) untuk mengadvokasi agar koperasi bisa bekerjasama dengan BLU.

Kedua, data yang disediakan Kemenkop U KM untuk pemberian subsidi tingkat bunga / margin subsidi berdasarkan data debitur lembaga penyalur program kredit pemerintah berupa BLU. — Ketiga, terkait penerapan subsidi tingkat bunga / margin subsidi, BLU dilakukan melalui koperasi yang merupakan lembaga penghubung BLU. Jika koperasi bekerja sama dengan BLU, maka koperasi akan memberitahukan kepada debitur yang berhak atas subsidi bunga / subsidi marjin. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 138 / PMK.05 / 2020 yang merupakan amandemen PMK 85 / PMK.05 / 2020, memuat tata cara pemberian subsidi suku bunga atau subsidi suku bunga margin untuk mendukung pelaksanaan rencana pemulihan ekonomi nasional-peraturan baru. Akan mulai berlaku pada 28 September 2020.