TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah berencana memberikan bantuan usaha senilai 2 juta rupiah kepada ibu rumah tangga untuk setiap debitur.

Saat ini, bantuan komersial diberikan melalui pinjaman modal kerja tanpa bunga. Diskusi.-Pinjaman terutama digunakan untuk pemutusan hubungan kerja (PHK) di mana karyawan yang terkena dampak ingin berbisnis. -Selanjutnya, ibu rumah tangga yang menjalankan usaha mikro

hal tersebut disampaikan oleh wakil wakil kementerian ekonomi. Iskandar Simorangkir, Kepala Kementerian Perekonomian. -Menurutnya, sistem baru akan diputuskan pada rapat Komite Penggalangan Dana minggu ini. Iskandar kepada Kontan.co.id, Selasa (11/8). –Di saat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Sri Mulyani Indrawati) menyampaikan keprihatinan pemerintah. “Mereka kebanyakan perempuan, dan jumlah perusahaan yang memiliki unit usaha mencapai 6,2 juta. Mereka tidak memiliki layanan perbankan, tapi langsung menghubungi pemberi pinjaman yang menggunakan dana pemerintah.