Reporter Tribunnews.com Laporan Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Saat pandemi Covid-19, sertifikasi pekerja konstruksi belum selesai.

Trisasongko Widianto, Kepala Eksekutif Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Departemen Konstruksi AS, mengatakan kepada pemerintah bahwa pemerintah sedang mempercepat sertifikasi tenaga kerja. Rabu (2020/9/09), menurutnya pembangunan infrastruktur merupakan salah satu tujuan utama pemerintah.

Tujuannya untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang dibutuhkan masyarakat .

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ia mengatakan, untuk menentukan keberhasilan pembangunan infrastruktur, seseorang harus memiliki tenaga konstruksi yang terampil dan tentunya bersertifikat, yang diwajibkan oleh Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017.

Direktur Jenderal Konstruksi menekankan untuk mempercepat pelatihan dan sertifikasi pekerja konstruksi. — Dahulu, untuk memenuhi kebutuhan tenaga konstruksi yang berkualitas, UPPR menyelenggarakan ujian sertifikasi tingkat profesi di Kepulauan Banca Belitung dan menyelenggarakan Pelatihan Guru (TOT) Tingkat 3 untuk melatih guru jasa konstruksi. Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengaku sangat berterima kasih kepada Kementerian UPPR atas uji sertifikasi yang dilakukan oleh para pekerja konstruksi di wilayahnya. P yang didapat bisa digunakan untuk mendapatkan p, terutama pada situasi sulit seperti sekarang. Tentunya kita bisa membangun infrastruktur regional kita agar lebih maju ke depannya. Kata Erzaldi.