Reporter Tribunnews.com melaporkan Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Profesor Larry Indrawan (Rully Indrawan) mengatakan, perekonomian daerah dapat menyelamatkan perekonomian nasional dari resesi.

Katanya, harus ada perasaan yang tulus, seperti halnya membeli dan mengonsumsi produk lokal. Koperasi dinilai mampu memulihkan kekuatan ekonomi masyarakat.

Baca: Tokoh masyarakat khawatir dengan 2.563 UMKM di Solok selatan yang terdampak Covid-19

“Seluruh dunia sedang menjalani ujian. Profesor Rully mengatakan:” Pandemi Covid-19, nasional Perekonomian sedang mengalami pertumbuhan. Tantangannya sangat serius, dengan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran. “Ia yakin pemerintah akan terus bekerja keras untuk mencapai tujuan ini pada kuartal ketiga tahun 2020. Perekonomian bisa dimulai kembali.

” Agustus adalah faktor keberhasilan. Profesor Rully menyatakan “n”.

Untuk mendukung perseroan, pemerintah juga mengalokasikan dana stimulus ekonomi nasional (PEN) untuk bidang KUMKM senilai lebih dari 123 triliun rupee.

Saat ini koperasi KUMKM juga telah memperoleh pendanaan dari LPDB. KUMKM telah menginisiasi penyaluran 100% kepada koperasi; pemerintah juga sedang merumuskan peraturan tentang penyaluran bansos produktif oleh menteri koperasi dan usaha kecil dan menengah yang tidak kurang dari 1.200 Jutaan pengusaha mikro dan ultra mikro akan mendapatkan bantuan sosial dari modal kerja. -Profesor Rully mengatakan, pada 17 Agustus nanti, Presiden Yokowi akan langsung memprakarsai bansos produktif.