Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Terlepas dari kebijakan dan larangan ketat tangga sosial (PSBB) yang ketat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bahwa infrastruktur siap untuk kembali ke rumah secara memadai.

Tentang Rabu (6/5/2020), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membenarkan hal ini pada rapat kerja dengan Komite Kelima DPR RPR. Dia mengatakan bahwa jalan tol harus tetap dipersiapkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan logistik dan jalan menuju “jalan raya dan jembatan nasional”. Basuki mengatakan: “Misalnya, kami telah menyelesaikan semua jalan tol, yaitu jalan tol ke Banauheni, meskipun masih belum ada tarif dari Kayu Agung ke Palembang, mereka sudah bekerja. PUPR juga terus membangun bagian pertama dari jalan tol Pekanbaru-Candise dan jalan tol Balikpapan-Samalinda dan bagian dari jalan tol Manado-Beton. Basuki menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendukung kebutuhan dasar, pengangkutan barang logistik seperti obat-obatan, obat-obatan dan alat kesehatan. Dia menambahkan: “Pandemi Covid-19.” Adapun alat transportasi, pekerja pemerintah dan personil bongkar muat akan mencegah penyebaran Covid-19 dan tiga truk pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah.

Dalam pengenalan PUPR, memperkenalkan jalan tol dan non-tol yang dioperasikan selama periode PSBB dan kebijakan pembatasan lumpur.