Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Perusahaan teknologi Youtap Indonesia membangun ekosistem antara pelaku bisnis dan pelanggan melalui program “Home Delivery and Order”.

Rencana ini menghubungkan pelanggan di rumah dengan pedagang di pasar, dan menyediakan layanan cuci tangan di lingkungan pasar dan fasilitas di daerah pemukiman untuk membangun siklus perdagangan yang bersih, aman, dan sehat.

Dulunya merupakan tempat cuci tangan bagi para pedagang kaki lima di Bandung (PKL), kini dipamerkan instalasi serupa di Pasar Segar Bintaro, Pasar Jombang dan Perumahan Graha Bunga di Tangerang Selatan. Baca: Ini jadwal KA mulai Agustus 2020. Tujuh KA berangkat dari Stasiun Pasar Senen-Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia, mengatakan pihaknya berasal dari warga Tangerang Selatan Setelah mengetahui sesuatu, mereka tidak dapat berbelanja di pasar selama periode PSBB, sehingga pedagang mulai kehilangan pembelinya.

“Melalui program ini, kami berupaya menjadi jembatan antara pedagang dan pelanggan agar dapat saling menjaga kontak sekaligus menjaga jarak. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pelaku usaha. Khususnya usaha kecil dan menengah (UMKM) bisa beradaptasi dengan gaya hidup baru agar bisa terus beroperasi di tengah pandemi, ”kata Herman di Jakarta, Jumat. (2020/7/8) — Baca: Teknologi molekuler anti aus pada pelumas ini mampu menjaga mesin tetap sejuk saat jalan macet.Dengan dukungan rencana, penghuni Perumahan Graha Bunga bisa hidup Pedagang Segar Bintaro berbelanja di sana tanpa harus bertemu langsung. Persyaratan harian diperlukan, termasuk mengkoordinasikan pengiriman barang ke pelanggan.

Pieter Hidayat, Manajer Pasar Segar Bintaro, terima kasih Youtap atas dukungannya.

“Pandemi berdampak signifikan terhadap pendapatan harian pedagang, sehingga keberadaan inovatif Youtap dapat membantu kita beradaptasi dengan gaya hidup baru.”

Kontan.co.id