TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Bank Indonesia akan mengeluarkan mata uang rupiah khusus untuk memperingati 75 tahun berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara penerbitan mata uang khusus koin rupee atau peringatan koin akan dilakukan oleh Presiden Bank Indonesia Perry Warjiyo besok, Senin (17/8/2020) bekerja sama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Bacaan: Aktivitas Bisnis Bank Indonesia Turun Kuartal Kedua-Bacaan: Covid-19 Belum Selesai, dan Penyesuaian Jadwal Layanan Bank Indonesia Diperbesar- “Di hari yang baik ini, kami berniat untuk mengeluarkan undangan dan meminta konfirmasi apakah rekening akan berpartisipasi “Hari penerbitan HUT ke-75 berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas BI dalam surat undangan yang dilihat di Kompas.com, Minggu (BI / Minggu, 8 Juni 2020).

Mata uang logam khusus di Bank Indonesia Dalam dokumen tersebut, mata uang khusus rupee adalah jumlah yang dikeluarkan pada saat BI memperingati “peristiwa atau tujuan tertentu”.

Mata uang rupee khusus memiliki nilai nominal yang berbeda dari nilai jual. — “Mata uang rupee khusus ditentukan oleh khusus Koin dan / atau uang kertas versi. Uang logam dan / atau uang kertas ini tidak dipotong agar terlihat besar, tetapi tersusun dari beberapa uang kertas (mata uang yang saling terkait), ”jelas BI. Mata uang khusus rupee itu legal tender, tetapi Biasanya tidak digunakan sebagai alat tukar.

Koin rupiah versi khusus adalah alat pengembangan koleksi koin atau perak di Indonesia .

“Masing-masing versi” jelas BI. “Dulu, Bank Indonesia juga mengeluarkan Beberapa mata uang rupee khusus.