Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pupuk Kaltim sedang menyiapkan pupuk berbasis urea tanpa subsidi bernama daun Buah di jaringan distribusi dan kios resminya untuk memprediksi kinerja pupuk Kekurangan dan memenuhi kebutuhan petani menjelang musim tanam. — Bpk. Eddy Hardianto, General Manager Marketing Non PSO Pupuk Kaltim, menjelaskan bahwa suplai unsubsidi telah disediakan untuk menunjang masa tanam agar berjalan lancar. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2020, petani tidak perlu mengacu pada aturan penerima pupuk bersubsidi E-RDKK, sehingga bisa secara mandiri mengkonsultasikan kebutuhannya dalam jumlah yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan lahan.

” Petani peserta E-RDKK tetap bisa mendapatkan pupuk dari produk non subsidi, tergantung kata Eddie. “Menurut Eddie, kandungan dan unsur produk non subsidi tidak kalah dengan urea bersubsidi, dan memiliki tujuan yang sama. lebih banyak ekonomi.

Baca: Ini Strategi Penanam Pupuk untuk Menjamin Target Subsidi yang Tepat

Kandungan nitrogen urea tanpa subsidi sangat cocok untuk membantu mempercepat pertumbuhan tanaman dan membuat daun lebih segar, lebih hijau dan lebih lebat .

I Dari segi kualitas, pupuk urea daun buah memenuhi standar internasional dan telah lulus sertifikasi SNI.

Baca: Pertumbuhan Penjualan Pupuk Indonesia Semester I 2020-Produk Bahkan Ditambahkan Eddy: “Pupuk Kaltim Ada di Luar Negeri. —” Oleh karena itu, petani tidak perlu khawatir dengan urea unsubsidi dari Pupuk Kaltim karena Kualitasnya sangat bagus. “-” Kami berharap ketersediaan pupuk klorofil dapat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk kimia selama musim tanam. “Eddy melanjutkan.

Keterangan: Pupuk urea digunakan untuk daun buah di gudang Pupuk Kaltim.